Welcome In The BlOgGeR SeJaTi
Ini adalah puisi yang aku buat untuk kamu, buat kalian yang mau COPAS (Copy Paste) boleh saja gak ada yang ngalarang kalian untuk COPAS (Copy Paste) tapi kalian tidak boleh mngcopy alamatURL ini dia puisinya:
#GalAu Story#
Suatu kata indah meluncur dari bibirmu
Ketika kau katakan “Aku sayang kamu”
Begitu menyentuh hatiku
Perjalanan yang begitu panjang
Sesimpul senyum, isak tanggis kesedihan, titik air mata kebahagian
Kekecewaan dan pengkhianatan, janji – janji bahagia berdua
Telah kita lalui bersama
Namun..
Apakah ini akhir dari perjalan kita
Yang membuat diriku meneteskan air mata
Air mata kesedihan, kekecewaan yang mendalam
Yang mebuat sesak dada ini
Terimakasih atas kebahagian
Kebahagian yang kau berikan seutuhnya padaku
Yang membuat aku mengerti
Bahwa setiap awal pasti akan ada akhir
Ini adalah puisi yang aku buat untuk kamu, buat kalian yang mau COPAS (Copy Paste) boleh saja gak ada yang ngalarang kalian untuk COPAS (Copy Paste) tapi kalian tidak boleh mngcopy alamat
#GalAu Story#
Suatu kata indah meluncur dari bibirmu
Ketika kau katakan “Aku sayang kamu”
Begitu menyentuh hatiku
Perjalanan yang begitu panjang
Sesimpul senyum, isak tanggis kesedihan, titik air mata kebahagian
Kekecewaan dan pengkhianatan, janji – janji bahagia berdua
Telah kita lalui bersama
Namun..
Apakah ini akhir dari perjalan kita
Yang membuat diriku meneteskan air mata
Air mata kesedihan, kekecewaan yang mendalam
Yang mebuat sesak dada ini
Terimakasih atas kebahagian
Kebahagian yang kau berikan seutuhnya padaku
Yang membuat aku mengerti
Bahwa setiap awal pasti akan ada akhir
#Puisi Galau Tentang Masih Cinta Kepada Pacar#
Terlalu berat melepaskan mu dar hatiku
Terlalu mudah membohongi perasaan ini
Ketika mulut ini berbicara
Hati ini merasa tersayat
Kenangan itu..
Terlalu indah untuk ku hapus dari memory otak ku
Terlalu berat melepaskan mu dar hatiku
Terlalu mudah membohongi perasaan ini
Ketika mulut ini berbicara
Hati ini merasa tersayat
Kenangan itu..
Terlalu indah untuk ku hapus dari memory otak ku
Walaupun kebencian ku memuncak padamu
Tapi entah mengapa rasa sayangku pada mu tidak bisa memudar
Semakin kau jauh dariku
Semakin sakit hatiku
Membuat aku tak sanggup
Menahan derai air mata
Hingga ku teteskan
Dan kucurahkan semua isi hati ini
Dalam bentuk tulisan
Semua karena ku masih sayang kamu
Tapi entah mengapa rasa sayangku pada mu tidak bisa memudar
Semakin kau jauh dariku
Semakin sakit hatiku
Membuat aku tak sanggup
Menahan derai air mata
Hingga ku teteskan
Dan kucurahkan semua isi hati ini
Dalam bentuk tulisan
Semua karena ku masih sayang kamu
Sebening malam tanpa bintang,saat kumelihat jalan didepanku terbelah.Aku tertegun...merenung. Akankah harusku memilih
lagi, seperti dulu..seperti persimpangan-persimpangan terdahulu..
Kenapa harusku memilih?
atau..., akankah ku biarkan?
lalu diam, seakan tak lalui apa-apa..
dan terabas jalan tengah tanpa panduan dan arah
biarkan semak dan duri lukaiku
seperti persimpangan-persimpangan terdahulu..
Tidak!!
mungkin ini persimpangan terakhirku
dimana kekerdilanku akan kuasa waktu
dipertaruhkan..
... lalu,
cobaku merenung
bersama beranjak mentari mendaki langit..
yang seakan membakar mataku
saat menoleh kebelakang,tentang perjalanan yang menyakitkan.
Masih teringat,.... dan sangat hapal setiap inci jalan itu
indahSebening malam tanpa bintang,saat kumelihat jalan didepanku terbelah.Aku tertegun...merenung. Akankah harusku memilih: Hatiku luruh...jiwaku luluh.Kau begitu mulia.Berhakkah aku menerima yang lebih dari yang selama ini ada?kau kembali membisikkan sesuatu padaku:"cinta sejati adalah cinta dalam ikatan suci..dan yakinlah kau akan mampu memiliki.Tidakkah kau mau menerimaku?untuk sekedar menemanimu."
God Always Listening And Understanding
#Puisi Galau Tentang Cinta#
Mungkin ini adalah terbaik
Mengalahkan rasa egois daLam diri ini
Menekan dan menahan perasaan
Melarang dan mengharamkan rasa yang pernah ada
Menghapus seluruh bayangan dirinya
Meskipun masih tidak bersih seutuhnya seperti semula
Daripada membiarkan rasa ini tetap berjalan
Mungkin ini adalah terbaik
Mengalahkan rasa egois daLam diri ini
Menekan dan menahan perasaan
Melarang dan mengharamkan rasa yang pernah ada
Menghapus seluruh bayangan dirinya
Meskipun masih tidak bersih seutuhnya seperti semula
Daripada membiarkan rasa ini tetap berjalan
Membuat kapas putih kian bernoda
Cukuplah jiwa ini yang tenggelam bersama sebuah kisah
Cukuplah jiwa ini yang merintih akibat sebuah kisah ini
Tuhan.. jangan biarkan kapas – kapas putih itu tahu seperti apa aku ini
Jangan biarkan kapas itu menjadi basah karena noda yang ku buat
Diri ini berjanji akan selalu bekukan kisah itu
Sampai akhirnya akan hancur
Bagai puing – puing dan hilang dengan sendirinya
Meskipun diri ini menyadari itu adalah sulit
Dan meski sudah ku haramkan
Cukuplah jiwa ini yang tenggelam bersama sebuah kisah
Cukuplah jiwa ini yang merintih akibat sebuah kisah ini
Tuhan.. jangan biarkan kapas – kapas putih itu tahu seperti apa aku ini
Jangan biarkan kapas itu menjadi basah karena noda yang ku buat
Diri ini berjanji akan selalu bekukan kisah itu
Sampai akhirnya akan hancur
Bagai puing – puing dan hilang dengan sendirinya
Meskipun diri ini menyadari itu adalah sulit
Dan meski sudah ku haramkan
#Puisi Galau tentang Kehidupan#
Di kala hati merasa gundah
Beban dikepala serasa tak dapat ditampung lagi
Amarah semakin memuncak
Kebimbangan membuat pertanyaan
Keresahan melanda hati
Pilu terasa menyesak di jantung
Ingin ku tumpuhkan semua butiran air mata ini
Di kala hati merasa gundah
Beban dikepala serasa tak dapat ditampung lagi
Amarah semakin memuncak
Kebimbangan membuat pertanyaan
Keresahan melanda hati
Pilu terasa menyesak di jantung
Ingin ku tumpuhkan semua butiran air mata ini
Hingga aku merasa puas
Tapi perjalan ini tak semudah itu
Ketika Ku tumpahkan butiran air mata
Masih banyak butiran butiran air mata selanjutnya
Yang semakin menyesakan dada
Ingin ku berteriak
“Hentikan kesedihan ini”
Tapi hanya butiran air dari pelupuk matalah yang bisa keluar
Dari hati yang terdalam
Ini perjalanan dari hidup
Tak bisa kau tebak
Tidak segampang bermain ular tangga
Ketika kau kocok dadu, Kau bisa tau kemana kau akan melanjutkan
Tapi perjalan ini tak semudah itu
Ketika Ku tumpahkan butiran air mata
Masih banyak butiran butiran air mata selanjutnya
Yang semakin menyesakan dada
Ingin ku berteriak
“Hentikan kesedihan ini”
Tapi hanya butiran air dari pelupuk matalah yang bisa keluar
Dari hati yang terdalam
Ini perjalanan dari hidup
Tak bisa kau tebak
Tidak segampang bermain ular tangga
Ketika kau kocok dadu, Kau bisa tau kemana kau akan melanjutkan
Batal Suka · · Bagikan






